Keyword Density, SERP, dan Bounce Rate

Kali ini saya akan mencoba membahas soal Keyword Density, SERP, dan Bounce Rate, terutama apa hubungan antara ketiganya serta bagaimana pengaruhnya terhadap blog. Pertama sedikit penjelasan soal Keyword Density, Keyword Density adalah kepadatan keyword atau kepadatan kata kunci, artinya seberapa banyak kata kunci yang ditargetkan itu disebar di dalam artikel blog.

Banyak blogger yang demi mengejar posisi di halaman pencarian Google kemudian ia melakukan optimasi dengan menebar kata kunci yang tidak jarang malah terlalu membabi buta. Menurut berbagai sumber yang saya baca, idealnya persentase keyword density itu antara 4-5% saja.

Entah bagaimana efeknya bila kata kunci atau keyword yang dipasang lebih dari 5%, tapi yang jelas dari sisi pembaca tentu kita akan merasa kesulitan membaca artikel yang terlalu penuh dengan kata kunci, belum lagi jika pada tiap kata kunci tersebut ditulis dengan huruf tebal/miring, atau dengan warna-warni.

Selanjutnya mengenai SERP, tidak banyak yang akan saya bahas soal SERP, saya asumsikan kita semua sudah mengerti apa itu SERP, SERP adalah singkatan dari Search Engine Results Page, atau halaman hasil pencarian mesin pencari.

Siapa yang tidak ingin blog atau artikelnya muncul di halaman pertama dan posisi atas halaman pencarian Google untuk kata kunci tertentu? tentunya mayoritas blogger menginginkan hal tersebut. Banyak cara untuk mencapai SERP yang baik, salah satunya dengan menerapkan penyebaran kata kunci atau keyword density seperti yang sudah saya bahas tadi, tentunya jangan berlebihan dalam menyebar kata kunci tersebut.

Berikutnya mengenai Bounce Rate, Bounce Rate menunjukkan persentase pengunjung yang langsung kabur setelah masuk ke blog/artikel kita, semakin tinggi angka bounce rate berarti sesuatu yang tidak baik, artinya adalah sebagian besar pengunjung akan langsung kabur setelah membaca 1(satu) artikel di blog kita, ini juga berarti bahwa apa yang ada di blog kita baik artikel maupun desainnya cukup membosankan dan dianggap tidak atau kurang bermanfaat bagi pengunjung tersebut, sehingga mereka tidak betah berlama-lama ketika mengunjungi blog kita.

Lalu bagaimana hubungan antara Keyword Density, SERP dan Bounce Rate?

Seperti yang saya singgung di atas, untuk mencapai SERP yang baik masih banyak blogger yang suka menebar kata kunci dengan berlebihan pada blog atau artikel mereka, selain itu di setiap kata kunci terkadang dicetak tebal atau miring, sehingga dengan struktur artikel yang seperti itu pengunjung akan mengalami kesulitan mencerna isi artikel yang dibaca.

Bisa jadi kepadatan Keyword Density yang cukup tinggi berdampak baik pada hasil pencarian google, artikel blog kita masuk di halaman pertama pencarian google, dan banyak pengunjung yang datang dari sana, tetapi di sisi lain kepadatan kata kunci yang berlebih justru akan menyulitkan pengunjung membaca dan memahami artikel yang sedang dibaca.

Apakah itu tujuan kita menulis artikel? memperoleh pengunjung sebanyak-banyaknya dari google dengan berbagai cara bahkan tidak mempedulikan apakah artikel kita enak dibaca atau tidak?

Semakin rendah tingkat keterbacaan artikel akan berdampak pada semakin banyak pengunjung yang langsung pergi dari blog kita, easy come easy go bahasa bulenya, hal ini bisa dipantau dari angka bounce rate yang bisa kita lihat dari Google Analytics.

Dengan demikian, strategi penebaran kata kunci atau keyword density yang salah dapat mendatangkan pengunjung dengan cepat dan lebih banyak dari google dan juga mempercepat mereka untuk kabur dari blog kita dan bukan hal yang tidak mungkin jika mereka merasa terjebak dan tertipu dengan artikel kita yang muncul di halaman depan pencarian google tersebut, dampak lebih panjangnya adalah bisa jadi blog kita akan masuk dalam black list di benak pengunjung yang sering 'terjebak' itu, sehingga walaupun posisi blog/artikel bagus di SERP google, tetapi pengunjung tetap sedikit, bahkan nama kita juga jelek di mata pengunjung blog.

Kesimpulan

Dalam menebar kata kunci, usahakan tidak terlalu berlebih, atau dalam menulis posisikan anda sebagai pembaca, sehingga anda juga dapat merasakan apakah tulisan tersebut enak dibaca atau tidak, variasikan kata kunci sehingga walaupun penyebarannya termasuk tinggi tetapi tetap enak dibaca.

Saya sendiri untuk hal yang satu ini masih kesulitan dan perlu banyak belajar, dan semoga makin lama artikel saya juga makin enak dibaca.

15 comments:

  HALAMAN PUTIH

June 5, 2011 at 7:22 AM

Dalam posting saya biasa2 aja tak ada kata khusus yang dijadikan keyword. Karena selain penampilan jadi tidak asyik saya juga kurang paham tentang hal2 yang berkaitan dengan ini.

  ego

June 5, 2011 at 9:32 AM

untuk keyword density kayaknya sulit untuk disesuaikan apalagi kalau ikut kontes seo.

  dHaNy

June 5, 2011 at 8:53 PM

Perlu keahlian khusus juga ya mas antara merangkai kata yang pas dan enak juga memenuhi ramuan keyword yang tepat... Sama-sama belajar jadinya..

  Amri

June 6, 2011 at 12:47 PM

Harus dicek juga mas biar keywordnya pass... :D

  Admin

June 6, 2011 at 1:02 PM

@ Halaman Putih, setidaknya tips ini berguna untuk blog yang dimonetisasi mas, dan harus tau sih, biar blognya rame pengunjung, duit juga makin rame, hehe

@ ego, yup, untuk kontes memang rada sulit, tapi memang g perlu penebaran yang berlebih kok mas, soalnya untuk mencapai posisi teratas kan ada banyak cara selain penebaran keyword yang banyak ini, ini cuma salah satu cara yang kadang diterapkan berlebihan

@ dhany, iya mas, emang perlu latian dan belajar terus

@ Amri, yoi mas, keyword pas, ramuan pas, komposisi pas, biar di google posisi baik, dibaca juga tetep enak, tapi susah untuk bikin seperti itu, hehe

  Dhana/戴安娜

June 7, 2011 at 9:08 AM

mampir mas
jadi lebih diutamakan untuk pengoptimalan hasil aja mas ckckckc

  fharkhan

June 7, 2011 at 10:05 AM

semoga dengan jam terbang lebih lama..
kita semua lebih ahli..
terima kasih atas infonya..

  bima sakti

June 8, 2011 at 12:03 PM

perlu ketelatenan khusus untuk dapat mahir menulis dengan keyword tertanam di artikelnya om... kadang klo memaksakan menanam keyword kadang tulisannya malah jadi aneh hehee :p

  ada-akbar.com

June 10, 2011 at 10:43 AM

Harus memposisikan diri kita sebagai pembaca mas.. .
baru kita tanam keyword2. .. insya Allah akan bagus dan tak terlihat kalau itu keyword

  om onny

June 11, 2011 at 1:28 AM

mampir dulu. sambil membaca artikel yang mantab. Memang idealnya artikel mengandung max. 3% dari kata kunci dan tersebar di artikel. Tetapi yang terkadang membuat sulit para blogger adalah cara merangkai kata agar artikel selain lebih SEO friendly, juga disenangi oleh pembaca.

Salam kenal, mastah.. gimana kabar kontes SEO Mercedes benz mobil mewah terbaik indonesia semoga lancar dan sukses.

jangan lupa kunjungi blog saya lagi ya..

  Batu

June 12, 2011 at 10:43 PM

saya sering ketemu blog yg tulisannya banyak kata kuncinya dan warna warni...
bikin pusing ngeliatnya...
tapi ya, biasanya tetap saya baca sampai habis sih tulisannya...

  Obat batu ginjal

June 13, 2011 at 3:18 PM

wah mantap juga nih penerangan nya, oh jadi jangan terlalu menyebar kata kunci ya gan , berarti itu kesalahan banget saya, karna saya sering sekali menyebarkankata kunci gan, makasih banyak nih atas infonya

  Goyang Karawang

June 14, 2011 at 4:15 AM

betul sekali bos.. seo yg bagus adalah yg ramah dengan pengunjung ya

  Rina As

August 18, 2011 at 7:40 AM

Persentase keyword density yang terlalu tinggi juga bisa menimbulkan hal yang buruk bagi blog kita, google bisa2 akan menganggap kita melakukan spam...

  pulsa elektrik

December 30, 2011 at 3:49 PM

saya masih bingung dengan kepadatan kat kunci ini,apakah kata kunci tersebut hanya terdiri dari satu kata kunci yang di sebar pada setiap paragraf,atau terdiri dari banyak kata kunci yang di sebar